Gunung Sewu



 

Keragaman sumberdaya alam di kawasan Gunung Sewu, yang wilayahnya mencakup 3 Kabupaten yaitu Gunungkidul, Wonogiri, Pacitan dan sekaligus 3 Provinsi yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur yang sudah lama dikenal oleh ahli-ahli ilmu pengetahuan dari dalam dan luar negeri. Junghuhn, salah satunya, terpesona dengan bentangan ribuan bukit batugamping, pantai, monyet ekor panjang dan masyarakatnya yang ulet dan tekun bekerja dalam kebersahajaan ekonomi. Dua lukisannya tentang Gunung Sewu dibukukan pada tahun 1859.

Kawasan Gunung Sewu juga menjadi daerah penelitian berbagai aspek ilmu pengetahuan (geologi air tanah, biologi, arkeologi, sejarah alam, budaya dan sebagainya), meskipun kondisi fisiknya sepertinya tidak menjanjikan apa-apa. Batu bertanah menghampar dimana-mna, dengan lingkungannya yang rekatif kering dan gersang selama musim kemarau panjang. Tidaklh terlalu salah, jika kawasan Gunung Sewu disebut daerah yang "CEDAK WATU, ADOH RATU" (dekat dengan batu, jauh dari raja). Tetapi itu hanyalah sejarah. Gunung Sewu sekarang berbeda dengan keadaan seabad lalu.

Nilai mendunia kawasan Gunung Sewu , khususnya dari aspek bentangalam kars dan budaya masa lalu dimaknai sebagai peluang untuk membangun kawasan ini secara berkelanjutan. Konsep Geopark dipilih sebagai salah satu "pranti" untuk membangun Gunung Sewu secara utuh dari sisi keruangan dan ekosistem. 

 

 

General Manager Gunung Sewu UNESCO Global Geopark

© 2019, Gunungsewu Geopark