Berita Terkini
25 Juni 2019
PERTUNJUKAN KESENIAN DI GEOSITE NGINGRONG
Dilihat  118       Komentar  0

Setelah keberhasilan pertunjukan seni tradisional di hari pertama, pertunjukan di hari kedua menjadi lebih meriah dan antusiasme masyarakat juga meningkat. Kegiatan sudah dimulai sejak Minggu pagi pukul 07.00, dimulai dengan senam massal yang sebagian besar diikuti oleh wanita. Tidak berhenti sampai disitu, selesai senam massal, kesenian reog tradisional dari desa Mulo sudah siap menunjukkan atraksi-atraksinya. Mulai pukul 8:30 hingga 10:00, mereka berhasil menarik minat pengunjung untuk menonton. Dilanjutkan dengan penampilan band Koes Plus Gunungkidul, banyak pengunjung yang tertarik untuk berkontribusi lagu, sampai jam 12.00 siang.

Setelah Dhuhur, acara utama adalah penutupan kegiatan. Acara tersebut dihadiri oleh Bapak Wakil Bupati Gunungkidul, DR. Immawan Wahyudi, MH dan Kepala OPD di Kabupaten Gunungkidul dan aparat desa Mulo. Dalam sambutannya sekaligus menutup rangkaian acara selama 2 hari, Wakil Bupati menyarankan agar kegiatan seperti ini patut diapresiasi. Melestarikan budaya lokal agar tidak tergerus oleh waktu dan diharapkan generasi muda akan lebih kompeten dalam hal ini. Terutama pada hari sebelumnya, siswa di SD Mulo Baru sangat pandai melakukan pertunjukan musik. Setelah upacara penutupan, program dilanjutkan dengan campursari Nglaras Asmoro dari Desa Baleharjo, Kabupaten Wonosari dengan bintang tamu Niken Sarintem dan Mbah Baut. Acara ini diselenggarakan dengan jumlah pengunjung yang lebih dari yang diharapkan. Serangkaian acara pertunjukan seni tradisional di festival Ngingrong berakhir pada pukul 17.00 WIB.

© 2019, Gunungsewu Geopark