Berita Terkini
07 Maret 2018
Situs arkeologi Ngrijangan
Dilihat  269       Komentar  0

Situs non-geologi ini merupakan bengkel peralatan batu manusia prasejarah. Serpihan artefak, termasuk yang sudah jadi maupun belum, tersebar di permukaan tanah seluas lebih dari 1 km. Sebagian terkubur di bawah lapisan terra-rossa yang diangkut oleh air hujan larian.

Bengkel peralatan batu lainnya terdapat di desa Ngrijang Klumpit, Ngrijang Sekar dan Ngrijang Sengon. Lokasi bengkel tidak jauh dari singkapan batugamping rijangan, yang merupakan lensa – lensa besar di dalam batugamping Formasi Wonosari.

Sifat batuan yang keras tetapi mudah dibentuk menjadikan batugamping rijangan ini sebagai bahan baku artefak batu. Artefak juga dibuat dari rijang merah, tetapi singkapannya di daerah Gunung Sewu tidak dijumpai.

Situs arkeologi Ngrinjangan dan situs perbengkelan artefak lainnya tidak dibuka untuk kunjungan wisatawan umum. Sementara penelitian masih terus berlangsung, situs ini hanya dapat dikunjungi oleh para peneliti. Tetapi jika ada pengunjung yang ingin mengetahui sejarah situs mereka harus meminta ijin dari Balai Arkeologi Yogyakarta atau Trowulan, dan didampingi oleh petugas yang ditunjuk.

© 2019, Gunungsewu Geopark