Berita Terkini
07 Maret 2018
Goa Tabuhan
Dilihat  297       Komentar  0

Mulut gua yang melengkung lebar dihiasi oleh stalaktit dan tonjolan batu sisa peraluratan. Atap ruangan besar dibelakangnya ditumbuhi oleh biostaklatit yang membengkok ke arah luar gua. Di bagian ujung lorong gua terdapat bekas pertapaan Sentot Prawirodirjo, Panglima Perang di Zaman Perang Diponegoro (1825-1830). Sendimen gua yang tebalnya mencapai 5 m mengandung lapisan tuf berwarna putih dan artefak batu.Gua Tabuhan pernah dihuni oleh manusia prasejarah yang hidup belasan ribu tahun lalu. Gua sudah didatangi pengunjung sejak abad 19. Pertunjukan gamelan batu menjadi salah satu daya tarik situs gua ini.

© 2019, Gunungsewu Geopark