Berita Terkini
07 Maret 2018
Teluk Pacitan
Dilihat  74       Komentar  0

Diteluk Pacitan bagian timur dan barat dapat diamati 5 seri undak-pantai yang terletak beberapa meter sehingga sekitar 100 m dml. Karena letaknya yang berada di pinggir jalur penumpuan lempeng aktif, undak-pantai itu lebih banyak dipengaruhi oleh pengangkatan tektonik dari pada perubahan muka laut. Dua permukaan undak di bagian bawah (undak I dan undak-II) mempunyai kedudukan mendatar. Sedang Undak-III, IV dan V miring ke selatan sebesar 4 derajat-5 derajat. Undak-undak ini menggambarkan peristiwa pengangkatan yang terjadi beberapa kali, dimana pinggiran teluk telah mengalami pemiringan sebelum Undak-II terbentuk.

Diteluk Pacitan bagian barat tersingkap batuan terobosan andesit yang terkekarkan dan tersesarkan utara-selatan, yang ditindih tak selaras batugamping Frmasi Wonosari. Sebagian permukaan andesit melapuk mengulit bawang. Sisa hutan tropis yang tidak begiti luas memiliki tajuk pohon seperti aslinya hutan primer. Hutan dihuni oleh monyet berbulu kelabu.

Dipinggir sungai kecil yang bermuara diteuk bagian barat banyak dijumpai ostrea yang menempel dipermukaan bongkahan batugamping. Ostrea yang sudah mati menempel di ketinggian sekitar 1.5m dari permukaan rata rata sungai. Yang masih hidup berada di bawah pengaruh pasang surut air laut. Fenomena ini menunjukan masih aktifnya pengangkatan Teluk pacitan.

Di depan muara Sungai Grendulu, dibagian timur teluk , yang berombak besar menjadi lokasi beselancar yang menantang. Di Pantai Pancer ini sedang dibangun pusat Informasi Geopark Gunung Sweu.

Situs Geologi ini telah dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Pacitan menjadi objek dan daya tarik geowisata. Pantai Telengria dilengkapi dengan fasilitas wisata seperti tempat parkir, rumah mkan, kios cinderamata, toilet, camping ground dan arena bermain anak-anak.

© 2019, Gunungsewu Geopark