Berita Terkini
01 Agustus 2019
REVALIDASI GEOPARK PERTAMA
Dilihat  182       Komentar  0

Sudah empat tahun sejak Gunung Sewu memperoleh gelar Global Geopark oleh UNESCO, dan pada 2019 tim dari UNESCO membuat validasi atau evaluasi ulang terkait dengan manajemen Geopark Sewu. Tim penilai UNESCO adalah Lopez Coballero dari Spanyol dan Arthur Agostinho De Abreu dari Portugal melakukan pengamatan dan penilaian terhadap kemajuan manajemen Gunung Sewu.

Geopark adalah konsep memanfaatkan lanskap Bumi dan warisan budaya yang menekankan tiga pilar utama. Pilar utama terdiri dari aspek pendidikan, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat. Sementara itu, kawasan Geopark Gunung Sewu meliputi Kabupaten Gunungkidul DIY, Kabupaten Wonogiri di Jawa Tengah, dan Kabupaten Pacitan di Jawa Timur.

Selama kunjungan tim penilai 5 hari ke Gunung Sewu, tim penantang mengakui bahwa mereka kagum dengan keindahan alam, keanekaragaman budaya, dan keanekaragaman geologi dari Gunungsewu Geopark. Tim penantang mengatakan pengembangan Geopark Gunung Sewu cukup signifikan, tetapi masih memberikan beberapa rekomendasi untuk memajukan Geopark Gunung Sewu lebih lanjut. Arthur dan Javier menekankan pentingnya menjalin hubungan dan kerja sama dengan anggota Global Geopark lainnya dari berbagai belahan dunia, serta perlunya menambahkan logo dalam geocytes Gunung Sewu sebagai bentuk kebanggaan dalam keanggotaan Geopark Gunung Sewu .

Pada akhirnya, UNESCOlah yang akan memutuskan apakah Gunung Sewu mendapat kartu hijau atau kartu kuning dalam keanggotaannya di UNESCO Global Geopark. Jika Anda mendapat kartu hijau, maka Gunung Sewu dianggap telah lulus penilaian. Sementara itu, jika Anda mendapat kartu kuning, maka UNESCO akan memberi Gunung Sewu periode dua tahun untuk meningkatkan dan dinilai lagi.

© 2019, Gunungsewu Geopark